
Di lini produksi, penyimpangan suhu sebesar setengah derajat selama proses pemeriksaan wafer dapat menyebabkan wafer yang seharusnya berkualitas tinggi berubah menjadi bahan limbah, tanpa kita sadari. Ketika batasan suhu yang ditetapkan sangat ketat dan jadwal produksi tidak memungkinkan adanya kesalahan, maka tebakan bukanlah pilihan yang tepat.
Apa yang penting dalam desainnya
Kami membangun alat pemanas untuk wafer semikonduktor menggunakan emitor inframerah gelombang pendek (SWIR), dikombinasikan dengan komponen kuarsa dan keramik yang memiliki massa termal rendah. Hal ini memberikan respons yang cepat, yaitu dalam waktu sub-saat, serta konsistensi suhu sebesar ±0,1°C di seluruh area aktif wafer. Repetibilitas suhu antar kali pengoperasian adalah ±0,05°C, sehingga pola pemanasan tetap konstan, tanpa mengalami perubahan sesuai dengan perubahan kondisi lingkungan.
Platform ini dirancang untuk digunakan di ruang bersih kelas 1–100. Permukaannya diproses secara elektropolishing dan disegel, sehingga tidak ada partikel yang terbentuk. Kualitas ini dapat dipastikan melalui alat penghitung partikel selama proses kalibrasi. Pasokan daya tetap stabil dalam rentang ±0,2%, bahkan ketika tegangan listrik berfluktuasi. Alat pemanas ini juga dapat beroperasi 24/7 tanpa henti, sehingga tidak ada gangguan produksi.
Mengapa hal ini penting dalam praktiknya
Pada sisi alat pemeriksaan, suhu yang stabil sangat penting untuk menjaga konsistensi data parameter dan kualitas kontak antara alat pemeriksaan dan wafer. Dalam proses pembakaran yang berkaitan dengan litografi, kimia fotoresist tidak akan mentolerir adanya kelainan suhu atau titik panas. Alat pemanas ini mampu menghilangkan masalah tersebut, sehingga mengurangi jumlah cacat dan kebutuhan untuk melakukan proses perbaikan ulang.
Kontrol suhu yang lebih baik juga membantu memperbaiki kualitas produk. Kurangnya kelainan suhu berarti proses stabilisasi yang lebih cepat, sehingga jumlah bahan limbah berkurang. Selain itu, energi yang digunakan juga berkurang. Hasilnya adalah tingkat produksi yang lebih baik dan minimnya gangguan antar batch produksi.
Detail yang membuatnya efektif
Proses pemasangan membutuhkan sumber daya listrik yang khusus dan telah difilter, sesuai dengan spesifikasi alat tersebut. Selain itu, antarmuka antara alat pemeriksaan dan wafer juga harus disesuaikan dengan sistem pendingin yang digunakan, agar konsistensi suhu dapat tercapai. Proses kalibrasi membutuhkan waktu singkat untuk menentukan nilai emisivitas dan menentukan zona panas pada wafer. Setelah itu, proses produksi dapat berjalan secara lancar.